PLTS Atap Jakarta — Estimasi Hemat & Balik Modal

Rumah tapak & townhouse dengan atap terbatas, beban AC dominan siang hari. Halaman ini memakai iradiasi 4,6 jam puncak matahari per hari untuk Jakarta, DKI Jakarta.

4,6jam puncak matahari
108kWh/bulan per kWp
2,4%PBJT indikatif
Estimasi Jakarta

Tiga contoh perhitungan

Ukuran sistem dipilih berdasarkan nilai investasi tertinggi, bukan target penghematan tertentu.

ProfilTagihanSistemHemat/bulanBiayaBalik modal
Rumah tangga Rp 850rb 2 kWp Rp 213rb Rp 32,0 jt belum layak
Rumah besar / kos Rp 2,1 jt 5.5 kWp Rp 565rb Rp 64,0 jt belum layak
Toko atau kantor kecil Rp 5,1 jt 20.5 kWp Rp 2,2 jt Rp 173,0 jt 7.1 tahun
Angka dihitung dari iradiasi Jakarta dan tarif PLN yang berlaku, dengan asumsi kelebihan produksi tidak dikreditkan. Baris yang ditandai belum layak berarti biaya sistem tidak tertutup penghematannya — dalam kasus itu efisiensi lebih dulu memberi hasil lebih baik.

Yang perlu diperhatikan di Jakarta

  • Iradiasi 4,6 jam puncak per hari — setiap 1 kWp menghasilkan sekitar 108 kWh per bulan.
  • Permohonan PLTS Atap diajukan melalui UID Jakarta Raya dan mengikuti kuota wilayah setempat.
  • PBJT tenaga listrik di DKI Jakarta berkisar 2,4% — perlu dicek pada Perda terbaru.
  • Rumah tapak & townhouse dengan atap terbatas, beban AC dominan siang hari.

Acuan biaya terpasang

Berlaku umum, belum termasuk baterai dan perbaikan struktur atap.

UkuranBiayaPer kWp
3 kWpRp 43,5 jt Rp 14,5 jt
5 kWpRp 66,5 jt Rp 13,3 jt
10 kWpRp 109,0 jt Rp 10,9 jt
20 kWpRp 189,0 jt Rp 9,4 jt
Daftar harga lengkap

Kota lain