Beranda/Panduan/PLTS Atap dan Kendaraan Listrik
PLTS

PLTS Atap dan Kendaraan Listrik

Menggabungkan panel surya dengan pengisian mobil listrik — kombinasi yang justru memperbaiki ekonomi keduanya.

Kendaraan listrik dan PLTS Atap sering dibahas terpisah, padahal keduanya saling memperbaiki. Alasannya berkaitan langsung dengan masalah utama PLTS di Indonesia: listrik siang hari yang terbuang.

Masalah yang saling menyelesaikan

Kelemahan terbesar PLTS rumah tangga adalah rendahnya serapan — banyak produksi siang hari tidak terpakai karena penghuni sedang tidak di rumah. Sementara itu, mobil listrik adalah beban besar yang jadwal pengisiannya fleksibel.

Mengisi mobil pada jam matahari mengubah kWh yang tadinya terbuang menjadi kWh yang menggantikan bensin. Nilainya bukan lagi sebatas tarif listrik, melainkan harga bahan bakar yang tidak jadi dibeli.

Hitungan kasarnya

Mobil listrik menempuh sekitar 6 km per kWh. Mobil bensin sekelasnya menempuh sekitar 12 km per liter. Untuk 1.000 km per bulan:

KebutuhanBiaya bulanan
Bensin83 liter± Rp 1.080.000
Listrik PLN167 kWh± Rp 284.000
Listrik dari PLTS167 kWh± Rp 0 biaya marjinal

Angka bensin memakai asumsi Rp 13.000 per liter. Yang membuat kombinasi ini menarik bukan selisih listrik PLN terhadap PLTS, melainkan bahwa kWh surya yang sebelumnya terbuang kini bernilai setara harga bensin.

Hal teknis yang perlu diperhatikan

  • Daya tersambung. Pengisi daya rumah umumnya 3,5–7 kW. Pada daya PLN yang pas-pasan, pengisian bersamaan dengan AC akan menjatuhkan MCB.
  • Pengisian terjadwal. Sebagian besar mobil dan pengisi daya bisa dijadwalkan. Menjadwalkan pengisian pukul 10.00–15.00 adalah kunci agar energinya berasal dari matahari.
  • Proteksi khusus. Sirkuit pengisi daya membutuhkan pengaman arus sisa tipe khusus karena arus searah dapat membutakan pengaman biasa.
  • Kabel tersendiri. Jalur khusus dari panel utama, tidak menumpang stopkontak yang sudah ada.

Urutan pemasangan yang disarankan

Kalau keduanya direncanakan, pasang PLTS lebih dulu dengan kapasitas yang sudah memperhitungkan beban kendaraan, dan gunakan inverter hybrid agar penambahan baterai di masa depan tidak memerlukan penggantian perangkat. Menambah panel setelah instalasi selesai selalu lebih mahal daripada memasangnya sekaligus, karena biaya mobilisasi dan perizinan terulang.

Pada kalkulator PLTS Atap, naikkan porsi pemakaian siang hari untuk melihat pengaruh pengisian kendaraan terhadap ukuran sistem optimal dan tahun balik modal.

Panduan lainnya

Cek dulu angkanya untuk kasusmu

Kalkulator PLTS dan audit tagihan memakai model yang sama dengan panduan ini.